Senin, 22 April 2013

SEBUAH PERJALANAN TERHENTIKAN

Sepanjang  perjalanan ke rumah mu
Ditemani oleh butirbutir debu
Betapa terasa kesetiaannya pada udara kering
Berputarputar melayang berloncatan menggelinjang



Sekian lama
Pada akhirnya diceritakan pula segenap peristiwa

Mereka yang lalulalang
Terenga-hengah, dengan nafas kering yang baunya menyengat
Tertatih-tatih, dengan langkah tak karuan arah
Ada yang tak sabaran dengan tas besar di kedua tangan
Bergegas entah kepada siapa

Satu niatan telah diupayakan terjaga
Tapi setelah tikungan terakhir sekian jengkal dari alamat tujuan
Ada kubangan air sisa hujan kemarin yang belum sempat menguap
Tercermin di permukaannya segala beban yang kemudian terasa memberat

Bikin termangu
Terlebih ketika muncul wajahmu
Di permukaan kubangan air berkerut
Yang tibatiba saja kusangka laut

Lelah yang sangat,
Entah sampai kapan segenap tenaga kembali terserap
Beginilah seringkali banyak perjalanan terhentikan dibuai harap

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;