Senin, 06 Januari 2014

Kupu-Kupu



Mengepak sayap indahmu.
Mencari putik bunga yang terindah.
Terbang kian kemari, mencari nectar mana yang akan dihinggapi.
Seakan mencari lentera dalam gelap gulitanya kehidupan.


Dan mengudara adalah ibarat cahaya.
Yang mampu menerangi menuju kearah kelam dan gelapnya kehidupan.
Bergegaslah mengudara.

Yang ia tahu, cahaya itu jelmaan rindu.
Yang masih setia menunggu.
Dan kegelapan musuh terbesar dalam kesendirian.
Kepakan yang takkan mengenal lelah letih hidupnya,
Selagi putik indah bunga menantinya.

Hingga tiba saat terakhir
Sayap itu memelan, berhenti, dan Sang pencipta memintanya kembali.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
;